Sabtu, 11 Januari 2014

KATETER URIN

ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM URINARIA
 
Sistem urinaria terdiri dari bermacam-macam struktur dengan masing-masing fungsinya. Struktur ini bekerja selaras untuk mengatur keseimbangancairan tubuh, elektrolit dan asam basa dengan cara menyaring darah yang
melalui ginjal, reabsorbsi selektif air, elektrolit dan non elektrolit serta
mengekskresi kelebihannya sebagai kemih. Ginjal juga mengeluarkan sampah metabolisme (seperti urea,  kreatinin dan asam urat) dan zat kimia asing. Selain fungsi regulasi dan ekskresi, ginjal juga mensekkresi renin,
bentuk aktif vitamin D dan eritropoetin. (Hall, 2003 ; Price and Wilson, 1995)
 
Struktur yang membangun sistem urinaria terdiri dari:
1. Ginjal
2. Ureter
3. Kandung kemih
4. Urethra
 
Ginjal merupakan organ yang berbentuk seperti kacang, terletak di kedua sisi kolumna vertebralis. Ginjal kanan sedikit lebih rendah dibandingkan dengan ginjal kiri karena tertekan ke bawah oleh hati. Kutup
atasnya terletak setinggi kosta keduabelas, sedangkan kutup atas ginjal kiri
terletak setinggi kosta sebelas. 
 
Nefron merupakan unit fungsional ginjal . Setiap ginjal terdiri dari satu juta nefron yang pada dasarnya mempunyai struktur dan fungsi sama, dengan demikian pekerjaan ginjal dapat dianggap sebagai jumlah total dari fungsi semua nefron tersebut. Setiap nefron tersusun dari kapsula bowman yang
mengitari rumbai kapiler glomerulus, tubulus kontortus proksimal, lengkung Henle dan tubulus kontortus distal yang berlanjut sebagai duktus pengumpul. Struktur inilah yang membuang sisa hasil metabolisme dari darah dan
membentuk urin untuk dikeluarkan. Tiga fungsi utama nefron dapatdisebutkan sebagai berikut:
1. Mengontrol cairan tubuh melalui proses sekresi dan reabsorbsi cairan.
2. Ikut mengatur pH darah.
3. Membuang sisa metabolisme darah.
 
Baca selengkapnya disini

Produk yang mengandung Bahan Kimia Obat

Dalam upaya untuk melindungi masyarakat dari produk yang tidak layak
dikonsumsi, Direktorat Inspeksi dan sertifikasi secara terus menerus melakukan inspeksi terhadap produk yang beredar. Dari inspeksi tersebut ditemukan sejumlah Obat Tradisional dan Suplemen
Makanan yang mengandung Bahan Kimia Obat Dalam periode Tahun 2008 sampai dengan Juni 2010 tercatat 242 produk Obat Tradisional dan Suplemen Makanan yang mengandung Bahan Kimia
Obat. Terhadap produk tidak memenuhi syarat tersebut dan para pelakunya, telah diambil langkah –langkah sesuai ketentuan yang berlaku. Sebagai wujud nyata penyampaian informasi yang berimbang kepada masyarakat, produk yang tidak memenuhi syarat tersebut dihimpun dan
disusun dalam sebuah booklet; semoga bermanfaat

Baca selengkapnya disini

BIDANG BARANG : OBAT- OBATAN DAN BAHAN KIMIA

Daftar Bahan-bahan kimi serta obat-obatan lengkap dengan harganya dapat dilihat disini

Penyusunan dan Perencanaan Menu Berdasarkan Gizi Seimbang

Menu
• France : daftar yang tertulis secara rinci
• Menu : rangkaian dari beberapa macam hidangan/ masakan yang dihidangkan / disajikan  
 
Baca selengkapnya disini

Jumat, 10 Januari 2014

PENYEBAB DAN GEJALA TUMOR OTAK
 
Tumor disebabkan oleh mutasi DNA di dalam sel. Akumulasi dari mutasi-mutasi
tersebut menyebabkan munculnya tumor. Sebenarnya sel kita memiliki mekanisme
perbaikan DNA (DNA repair) dan mekanisme lainnya yang menyebabkan sel
merusak dirinya dengan apoptosis jika kerusakan DNA sudah terlalu berat.
Apoptosis adalah proses aktif kematian sel yang ditandai dengan pembelahan DNA
kromosom, kondensasi kromatin, serta fragmentasi nukleus dan sel itu sendiri.
Mutasi yang menekan gen untuk mekanisme tersebut biasanya dapat memicu
terjadinya kanker.
 
Selama tahun 1988–1990 tereatat sejumlah 112 penderita tumor otak berbagai
jenis yang dirawat di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Sebagian dari penderita tumor
otak tersebut memang pada mulanya ditemukan di klinik Neurologi karena
umumnya menunjukkan gejala-gejala yang sifatnya neurologis.
 
Di kalangan medis pada umumnya sudah dikenal trias gejala tumor otak yaitu nyeri
kepala, muntah dan ditemukannya edema papil pada pemeriksaan fundus. Tetapi
sebenarnya gejala klinis tumor otak sering tidak sejelas itu, apalagi pada fase dini.
Tumor otak bisa memberikan gejala klinis beragam tergantung kepada lokasi dan
ukurannya. Gejala itu bisa khas, tapi bisa pula kabur, sehingga bila kita tidak
waspada bisa terkecoh dengan dugaan yang keliru.
 
Selengkapnya klik disini

Kinetika reaksi enzimatis

Enzim : protein yg mengkatalisis proses biokimia dalam sel hayati yang spesifik produksi
biomassa atau metabolit , produk pangan , pakan, dll
 
Reaksi enzimatis :
1. Sistem homogen atau heterogen
2. Satu substrat atau lebih
 
 
Baca selengkapnya disini

PENGERTIAN DAN FUNGSI LIPIDA

Lipida adalah Senyawa organik berlemak atau berminyak yang tidak larut dalam air, yang dapat diekstrak  dari sel dan jaringan oleh pelarut nonpolar. Larut dalam pelarut non polar (kloroform,
eter, aseton, ethanol) Jenis lipida yang paling banyak adalah lemak atau triasilgliserol
Unsur makanan penting: [ nilai kalori: 2 X Karbohidrat/Protein]
Baca selengkapnya disini

STUDI OKSIDASI LIPID IKAN TEMBANG ( Sardinella fuinbriata ) PINDANG YANG DIBERI LARUTAN KUNYIT ( Curcuma domestica Val )

Ketengikan disebabkan oleh adanya serangan oksigen pada lemak tidak jenuh yang
menyebabkan terjadinya oksidasi lemak yang mengahsilkan bau tengik. Proses ketengikan ini
dapat dihambat dengan member I antioksidan. Salah satu tanaman mengandung antioksidan yang
diduga dapat menghambat ketengikan adalah kunyit (Curcuma domestica Val).
Ikan tembang (Sardinella fimbriata) adalah ikan berlemak yang mudah mengalami oksidasi,
sehingga perlu pemberian antioksidan yaitu kunyit untuk menghambat terjadinya oksidasi lemak.
Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh penambahan kunyit terhadap oksidasi
lipid ikan tembang, untuk mencapai tujuan dalam penelitian ini digunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial dengan ulangan sebanyak dua (2) kali. Adapun perlakuan yang diberikan adalah sebagai berikut :
A. Penambahan kunyit yang terdiri atas 4 konsentrasi A = 0 %; A= 10 %; A= 20 %; A=30 %.
B. Lama penyimpanan pada suhu kamar yang terdiri atas B= 0 hari; B= 2 hari; B= 4 hari.
Lihat selengkapnya disini

Lipida Membran

Untuk memberikan definisi yang jelas mengenai lipid sangat sukar. Sebab senyawa 
Lipid Membran sangat sukar. Sebab senyawa yang termasuk lipid tidak
mempunyai rumus struktur yang serupa. Sifat kimia dan fungsi biologinya juga berbeda-beda.
 
Untuk lebih lanjut klik disini

LEMAK

LEMAK (LIPIDA = LIPIDS)
 
Lemak bersama KH, Proteina, Vitamina, Mineral & Air, Merupakan bahan utama
yang sangat diperlukan tubuh
 
(11 gg KH= 44.1 KAL)
(11 gg Prot = 55..66 KAL)
(11 gg LEMAK = 99..44 KAL)
 
Baca selengkapnya disini

FAKTOR – FAKTOR RISIKO MAYOR ATEROSKLEROSIS PADA BERBAGAI PENYAKIT ATEROSKLEROSIS DI RSUP DR. KARIADI SEMARANG

Aterosklerosis adalah suatu perubahan yang terjadi pada dinding arteri
yang ditandai dengan dengan akumulasi lipid ekstra sel, rekrutmen dan akumulasi
leukosit, pembentukan sel busa, migrasi dan proliferasi miosit, deposit matrik ekstra sel (misalnya: kolagen, kalsium), yang diakibatkan oleh multifaktor berbagai patogenesis yang bersifat kronik progresif, fokal atau difus serta memiliki manifestasi akut ataupun kronik yang menim
bulkan penebalan dan kekakuan pada pembuluh arteri.
 
Aterosklerosis adalah penyakit yang pada saat ini merupakan masalah kesehatan paling besar, terutama untuk negara - negara yang sudah maju dan negara-negara yang sedang menuju ke arah negara industri. Pada tahun 2020 yang akan datang aterosklerosis diramalkan sebagai
penyebab paling utama morbiditas dan mortalitas di masyarakat yang sedang berkembang dikarenakan adanya suatu perubahan pola hidup yang tidak sehat.
 
Lihat selengkapnya disini
 

KOLESTEROL

Kolesterol merupakan sterol utama dalam tubuh manusia. Kolesterol merupakan komponen struktural dari membran sel dan lipoprotein plasma, dan merupakan starting material dari sintesis asam empedu dan hormon steroid (Ganong, 1979). Hiperkolesterolemia didefinisikan sebagai tingkat kolesterol yang lebih tinggi dari normal. Hiperkolesterolemia yang dihasilkan dari perubahan metabolik
kolesterol, merupakan penyebab utama dari gangguan kardiovaskular, seperti atherosclerosis dan penyakit jantung koroner (Tzu-Li Lin, et al, 2007) 
 
Hiperkolesterolemia akan mengakibatkan terbentuknya Plaque timbunan kolesterol bagian dari
Low Density Lipoprotein (LDL), sel otot, beberapa protein, dan kalsium yang akan menghambat aliran darah dalam pembuluh darah dengan cara mempersempit pembuluh darah, mengeraskan dinding pembuluh darah dan menutup pembuluh darah (Wardlaw, 2003). Ketika penimbunan dalam darah ini menjadi cukup besar, kolesterol menghambat aliran darah yang kemudian menimbulkan hipertensi
 
Baca selengkapnya disini

PERANAN JASAD RENIK PELARUT FOSFAT DALAM MENINGKA TKAN KEEFISIENAN PUPUK P DAN PERTUMBUHAN TEBU

Peranan jasad renik pelarut fosfat (JRPP) dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman telah
banyak dilapor-kan oleh para peneliti (1-8). Secara langsungjasad renik tersebut dapatmeningkatkan P tersedia (9) melalui mekanisme pengkhelatan anasir penjerap P oleh asam organik, maupun melalui persaingan anion antaraortofosfat dengan Aplikasi /sotop don Radiasi. /996- Percobaan disusun secaraSRlit-mlit RlQ! dalarn rancangan acak kelompok dua ulangan. Sebagai petak utama adalah pengapurnn, sedangkan anak petak
daD anak- aDak petak berturot -turot adalah dosis pupuk daD jasad renik. 
 
 
Baca selengkapnya disini

PERMASALAHAN SERTA PENANGGULANGAN TUMOR OTAK DAN SUMSUM TULANG BELAKANG

Bagaimana dengan epidemiologi penyakit ini? Berdasarkan data-data
‘Surveillance Epidemiology & End Result Registry’ USA dari tahun 1973-
1995 dilaporkan bahwa; setiap tahunnya di USA dijumpai 38.000 kasus-
kasus baru tumor otak primer, dan pada tahun 2001 dijumpai lebih dari
180.000 kasus tumor otak, dimana 38.000 diantaranya adalah tumor
primer dengan 18.000 bersifat ganas dan selebihnya, 150.000 adalah tumor
sekunder yang merupakan metastase dari tumor paru, tumor payudara,
tumor prostate dan tumor-tumor lainnya. Insidens tumor otak lebih sering
dijumpai pada laki-laki (6,3 dari 100.000 penduduk) dibanding perempuan
(4,4 dari 100.000 penduduk), dengan kelompok usia terbanyak sekitar 65 –79 tahun. (R. Soffieti, 2003).
 
Berbeda dengan negara maju, di Medan data-data lengkap tentang penyakit
tumor otak belum ada, namun dari observasi yang dilakukan penulis tahun
2005-2006 terhadap 135 penderita tumor otak yang dirawat di beberapa
rumahsakit; RSUP.H.Adam Malik, RS.Haji dan RS. PTP-II Tembakau Deli
Medan selama 5 tahun (2000-2005) diperoleh hasil sebagai berikut;
Penderita tumor otak lebih banyak pada laki-laki (60,74 persen) dibanding
perempuan (39,26 persen) dengan kelompok usia terbanyak 51 sampai≥
60 tahun (31,85 persen); selebihnya terdiri dari berbagai kelompok usia
yang bervariasi dari 3 bulan sampai usia 50 tahun. Dari 135 penderita
tumor otak, hanya 100 penderita (74,1 persen) yang dioperasi penuli,s dan
lainnya (26,9 persen) tidak dilakukan operasi karena berbagai alasan,
seperti; inoperable atau tumor metastase (sekunder). Lokasi tumor
terbanyak berada di lobus parietalis (18,2 persen), sedangkan tumor-tumorlainnya tersebar di beberapa lobus otak, suprasellar, medulla spinalis, cerebellum, brainstem.
 
Baca selengkapnya  disini

Quantum physics concepts require an adequate use of multi-modal
representations and a deep conceptual understanding of the underlying abstract concept.
However, requiring students to construct and use representations can assist developing
understanding of quantum physics. Requiring students to argue and present evidence about
the robustness of their representations can lead to a deeper understanding quantum physics
concept. Investigation into students‘ ideas about some concepts in quantum physics can
assist teachers or lecturers to design instructional more precisely. This study is an initial
qualitative step into a mix-method research of the role of multiple representations in learning
about quantum physics concepts. By usingFocus Group Discussion (FGD) before learning
and teaching quantum physics concept, we have investigated pre-service physics students‘
representations preference in learning physics and ―thematic pre-conception‖ in quantum
physics. The result showed that (1) students‘ representation (SR) is strongly dependent on
teachers/lecturers‘ representation (TR) (2) Students were more likely to use existing
representation from a domain resource than to generate their own representation (3) Most of
students were more likely to use mathematical representation in learning and physics
problem solving (4) students‘ preconception in quantum physics was strongly influenced of
classical physics conceptions (5) students‘ misconceptions in quantum physics concept have
been identified

Baca selengkapnya  disini

HUBUNGAN ANTARA ASUPAN KOLESTEROL, LINGKAR PINGGANG DENGAN PROFIL LIPID

Kolesterol darah tinggi dan obesitas merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner.
Asupan kolesterol yang tinggi dapat memberikan efek terhadap profil lipid dalam darah yaitu meningkatkan kolesterol total, trigliserida, kolesterol LDL dan penurunan HDL. Faktor lain yang berhubungan dengan profil lipid
yaitu obesitas. Pengukuran lingkar pinggang merupakan indikator untuk mengidentifikasi obesitas sentral. Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara asupan kolesterol, lingkar pinggang dengan profil lipid (kolesterol
total, trigliserida, kolesterol LDL, dan kolesterol HDL) 
Baca selengkapnya disini

Fungsi Selenium Sebagai Antiradikal bebas

Oksidan (radikal bebas) adalah molekul dimana elektron yang terletak pada
lintasan paling luar tidak mempunyai pasangan. Di dalam tubuh, radikal bebas yang
paling banyak terbentuk adalah superokside. Superokside dapat dirubah menjadi
hydrogen peroksida. Hidrogen peroksida kemudian diubah menjadi radikal hidroksil.
Radikal hidroksil inilah yang dapat menyebabkan peroksidasi lipid pada membran
sel sehingga terjadi kerusakan sel.


Dalam keadaan normal, oksidan yang terbentuk dapat dinetralisir oleh
antioksidan. Antioksidan dalam tubuh terdiri dari antioksidan enzimatik dan non
enzimatik. Glutathione peroksidase adalah antioksidan enzimatik.

Sebagai komponen dari enzim yang berfungsi sebagai antioksidan, selenium
telah dihubungkan dengan berbagai penyakit, seperti penyakit kardiovaskuler (aterosklerosis, miokard infark dan kardiomiopati), penyakit paru-paru (asma, kistikfibrosis), penyakit gastrointestinal (penyakit Crohn’s), penyakit virus (penyakit Keshan, influenza dan HIV), kanker, sistem imun, penyakit sendi (penyakit Kashin-Beck) dan infertilitas pada laki-laki
Baca selengkapnya disini

EKSTRAKSI ANTIOKSIDAN ( LIKOPEN ) DARI BUAH TOMAT DENGAN MENGGUNAKAN SOLVEN CAMPURAN, n – HEKSANA, ASETON, DAN ETANOL

Di dalam tubuh kita terdapat senyawa yang disebut antioksidan yaitu senyawa yang dapat menetralkan radikal bebas, seperti: enzim SOD (Superoksida 2 Dismutase), gluthatione, dan katalase. Antioksidan juga dapat diperoleh dari asupan makanan yang banyak mengandung vitamin C, vitamin E dan betakaroten serta senyawa fenolik. Bahan pangan yang dapat menjadi sumber antioksidan alami, seperti rempah-rempah, coklat, biji-bijian, buah-buahan, sayur-sayuran seperti buah tomat, pepaya, jeruk dan sebagainya ( Prakash, A., 2001). Saat ini semakin banyak beredar produk pangan kaya antioksidan.
Kandungan antioksidan ini bisa meredam radikal bebas yang memicu pertumbuhan sel kanker. Buah tomat memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian untuk meningkatkan manfaat buah tomat.
Lycopene atau yang sering disebut sebagai α-carotene adalah suatu karotenoid pigmen merah terang yang banyak ditemukan dalam buah tomat dan buah-buahan lain yang berwarna merah. Lycopene merupakan karotenoid yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dan merupakan salah satu antioksidan yang sangat kuat (wikipedia, 2007). Kemampuannya mengendalikan radikal bebas 100 kali lebih efisien daripada vitamin E atau 12500 kali dari pada gluthation. Selain sebagai anti skin aging, lycopene juga memiliki manfaat untuk mencegah penyakit cardiovascular, kencing manis, osteoporosis, infertility, dan kanker
terutama kanker prostat.
Untuk selengkapnya dapat di klik disini

Gizi Seimbang, Kunci Sehat Kita

Makanan adalah salah satu kebutuhan dasar manusia. Makanan berguna untuk tubuh  karena didalam makanan terkandung berbagai macam nutrisi penting. Dewasa ini banyak sekali jenis makanan yang beredar di pasaran. Meskipun demikian, kita perlu memperhatikan dan memilih makanan yang tepat untuk dikonsumsi. Tubuh memerlukan asupan gizi seimbang yang dapat diperoleh melalui makanan yang tepat. Makanan dengan gizi seimbang akan lebih menyehatkan tubuh, karena zat-zat penting yang diperlukan oleh tubuh akan terpenuhi. Makanan bergizi seimbang akan mensuplai tubuh manusia dengan zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur yang sesuai dengan kebutuhan.
Zat-zat Penting Bagi Tubuh
Kita dapat memperoleh zat tenaga dari makanan-makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak. Nasi sebagai makanan pokok orang Indonesia adalah salah satu sumber karbohidrat yang baik untuk tubuh. Tidak hanya nasi, kita juga dapat memperoleh karbohidrat dari singkong, ubi, sagu, jagung, dan sebagainya.
Selain makanan –makanan sumber tenaga, kita juga memerlukan makanan sumber protein sebagai zat pembangun. Baik sumber protein hewani maupun nabati, keduanya sama pentingnya. Protein hewani bisa diperoleh dari daging, hati, ikan, telur, susu dan hasil olahannya. Sedangkan protein nabati bisa diperoleh dari kacang-kacangan, tahu dan tempe. Vitamin dan mineral juga tak kalah pentingnya untuk tubuh kita. Sumber vitamin dan mineral terdapat pada sayuran dan buah-buahan segar.
 Seringkali kita malas untuk menyantap berbagai jenis makanan dalam menu sehari-hari. Sebagian dari kita mungkin hanya menyukai salah satu atau dua jenis makanan saja. Biasanya kita lebih menyukai junkfood dibandingkan dengan sayur sop yang kaya nutrisi. Ada juga yang lebih menyukai sayur-mayur dibandingkan dengan daging merah. Untuk pemenuhan gizi seimbang, kita harus mulai memberanikan diri untuk menyantap beraneka ragam makanan agar tubuh tidak menyerap satu atau dua macam zat saja. . Kita dapat memasukkan nasi, ikan, bayam, tempe dan pepaya ke dalam menu harian kita. Untuk selanjutnya, kita dapat  memberikan variasi ke dalam menu selanjutnya. Kita dapat mengganti nasi dengan sagu, ikan dengan ayam, bayam dengan wortel, pepaya dengan pisang, dan sebagainya.
Dengan kombinasi makanan yang tepat, berbagai zat penting akan mudah diserap oleh tubuh sehingga kesehatan akan selalu terjaga.

Baca selengkapnya disini

Tentang Gizi Seimbang

Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan (BB) ideal.
Jika seseorang mengalami kekurangan gizi, yang terjadi akibat asupan gizi di bawah kebutuhan,  maka ia akan lebih rentan terkena penyakit dan kurang produktif. Sebaliknya, jika memiliki kelebihan gizi akibat asupan gizi yang melebihi kebutuhan, serta pola makan yang padat energi (kalori) maka ia akan beresiko terkena berbagai penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dsb. Karena itu, pedoman gizi seimbang disusun berdasarkan kebutuhan yang berbeda pada setiap golongan usia, status kesehatan dan aktivitas fisik.
Untuk membantu setiap orang memilih makanan dengan jenis dan jumlah yang tepat, kebutuhan asupan gizi divisualisasikan dalam bentuk Tumpeng Gizi Seimbang (TGS), yang terdiri atas potongan-potongan tumpeng. Luasnya potongan menunjukkan porsi yang harus dikonsumsi setiap hari. TGS dialasi air putih, artinya air putih merupakan bagian terbesar dari zat gizi esensial bagi kehidupan untuk hidup sehat dan aktif.
tentang gizi seimbang
Pada bagian bawah tumpeng terdapat prinsip gizi seimbang yang lain, seperti manjalankan pola hidup bersih, aktivitas fisik dan olahraga teratur serta senantiasa menjaga dan memantau berat badan.
Pahami dan Praktikkan pola hidup sehat dengan prinsip Gizi Seimbang untuk menjaga keadaan gizi tetap baik, yang akan bermanfaat bagi kesehatan kita.

Selengkapnya silahkan  klik disini

Template by:

Free Blog Templates